Polres Blora Amankan Ratusan Botol Minuman Keras

Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Blora, Polda Jawa Tengah, amankan ratusan botol minuman keras (miras) dari warung-warung dan kafe di wilayah Kecamatan Jepon dan Kota Blora.

Sebanyak 560 botol berbagai jenis dan merek diamankan petugas sebagai upaya untuk meminimalisir peredaran minuman keras, utamanya jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) atau pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blora.

Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan SIK, melalui Kasat Narkoba, AKP Hartono SH MH menjelaskan bahwa ratusan botol miras tersebut didapat dari hasil operasi dengan sasaran miras dan miras oplosan di wilayah hukum Polres Blora

“Ada ratusan botol miras berbagai merk yang berhasil kita amankan di wilayah Kecamatan Jepon dan Blora,” ujar AKP Hartono, Senin (06/07/2020).

AKP Hartono menambahkan bahwa kegiatan operasi tersebut akan terus di lakukan dengan tujuan untuk meminimalisir peredaran minuman keras, terutama menjelang Pemilihan Bupati Blora.

‚ÄúRincian miras yang diamankan meliputi Jenis Vodka 62 botol, Mansion 12 botol, anggur merah 132 botol, Kilin 17 botol, bir putih 144 botol, bir hitam 24 botol dan arak jawa 169 botol, total 560 botol,” tutur AKP Hartono.

AKP Hartono menjelaskan bahwa miras bisa menjadi salah satu penyebab konflik dan tindak pidana, di mana jika seseorang sudah mabuk akibat miras, maka emosionalnya sudah tidak terkendali, dan mudah sekali tersulut.

“Salah satu penyebab konflik atau perkelahian adalah miras, jika sudah mabuk miras, maka ada gesekan sedikit saja akan mudah terbakar emosinya,” kata AKP Hartono.

Kepada masyarakat Blora AKP Hartono berpesan agar warga tidak coba-coba bermain dengan miras ataupun narkoba.

“Mari kita hindari miras dan narkoba, selain barang tersebut haram, mengkonsumsi miras dan narkoba juga tidak baik bagi kesehatan,” tutur AKP Hartono.

Operasi ini akan terus dilakukan guna menjaga situasi wilayah blora yang aman, dan kondusif. kumparan.com

Leave a Reply